keadaan di lapangan dalam korea utara normal dan tenang, meskipun ketegangan memuncak pada semenanjung korea juga banyak peringatan pyongyong terhadap kedubes-kedubes asing untuk hengkang dari utara.
kesaksian ini disampaikan para turis serta pemandu wisata ke negeri itu, tulis kantor berita afp, sabtu.
beberaja jam 2012 utara mengeluarkan peringatan bahwa mereka tidak bisa menjamin keamanan kedubes-kedubes asing apabila perang pecah.
namun kaum turis tetap mengunjungi sebagian besar wilayah negeri terisolir tersebut, sementara beberapa grup turis balik dulu ke beijing sabtu ini.
Informasi Lainnya:
kami senang dapat tinggal namun kami tidak merasakan kengerian sewaktu berada di sini, kata tina krabbe, dari denmark, yang kembali di korea utara dalam lima hari. tidak terasa ada ketegangan pada kota. kami sungguh baik-baik saja.
seorang turis hongkong berusia 15 tahun dan tur belajar ke korea utara menambahkan, ibuku mengira perang serta sebangsa itu tengah berkecamuk.
namun yang kami pilih segalanya damai. sama sekali tidak ada konflik...tidak banyak kekacauan.
para turis ini mengaku mereka mampu menonton siaran berita daripada bbc dalam hotel-hotel yang diperuntukan bagi pihak asing.
sepasang laki-laki serta wanit beraksen amerika, dengan cuma membawa tas tidak cenderamata, menolak diwawancarai juga menyatakan mereka dilarang berbicara kepada media.
nicholas bonner, pendiri koryo tours, yang mengorganisasi perjalanan ke korea utara sejak 20 tahun kemarin juga masih saja mengunjungi negeri itu pekan 2012, menyampaikan kehidupan pada sana berjalan normal seperti biasa.
kepada afp dia mengatakan orang-orang korea utara tetap beraktivitas semisal biasa, pariwisata juga selalu berlangsung, ternyata penduduknya sangat ramah. semua pihak hanya harapkan ketegangan ini berakhir.
turis barat ke korea utara tetap sempit jumlahnya. keterasingan korea utara amat bagus untuk didatangi turis-turis ini.
pemanda wisata koryo tours amanda carr, beranjak ke negeri ini alternatif sebulan, serta baru saja tinggal sabtu ini dari dua hari jalan-jalan. dia menyatakan saat ini tidak jauh berbeda dari sebelumnya.
hari libur lalu orang-orang menglakukan hal yang publik mereka kerjakan sewaktu libur, menghabiskan masa bersama keluarga, semua orang menggarap kehidupan rutinnya biasanya berwisata, tutur dia.
namun turis-turis tak dapat mencari ponsel 3g agar mengakses online, itulah afp.
kepada amanda carr, kaum pemandu lokal berkata selama dia bahwa pihak korea utara sama seklai tidak khawatir juga tak cemas, mereka yakin negaranya kuat dan pemimpinnya cukup kuat untuk menuntun mereka ke jalan yang betul.