komisi pemberantasan korupsi (kpk) mau memeriksa mantan menteri keuangan sri mulyani indrawati selama washington dc, amerika serikat, mengenai angka dugaan korupsi fasilitas pinjaman jangka pendek serta penetapan bank century dijadikan bank gagal berdampak sistemik.
tim penyidik persentasi century telah berangkat ke amerika serikat hari ini supaya melakukan pemeriksaan saksi atas nama sri mulyani, kata juru bicara kpk johan budi dalam jakarta, senin.
keterangan direktur pelaksana bank dunia ini dianggap dibutuhkan karena sudah menjabat ketua komite kebijakan sektor keuangan (kksk) yaitu komite pengambil keputusan pemberian fasilitas pinjaman jangka pendek (fpjp).
tim terdiri atas tiga pihak penyidik berikut melalui kepala satgasnya mau memeriksa ibu sri mulyani dalam kedutaan besar republik indonesia dalam washington dc, kian johan budi.
Informasi Lainnya:
- Tips Mengatasi Jerawat Bandel
- Tips Mengatasi Jerawat Bandel
- Cara Membersihkan Bekas Jerawat
- Belanja Online ke sini saja
tim kpk mau berada pada washington dc selama kurang lebih tiga hari, sedsangkan rencana pemeriksaan saksi selama tokyo dibatalkan karena saksi sudah berpindah tugas.
johan tidak mengajarkan mana ada saksi yang rencananya diperiksa dalam tokyo itu.
dalam angka ini, kpk baru memutuskan mantan deputi jenis iv pengelolaan devisa bank indonesia budi mulya sebagai tersangka pada 7 desember 2012, ternyata mantan deputi jenis v pengawasan bi siti chodijah fajriah dianggap dapat dimintai pertanggungjawaban hukum.
pemberian pinjaman ke bank century bermula ketika bank ini mengalami kesulitan likuiditas oktober 2008. manajemen century laku berkirim surat ke bi di 30 oktober 2008 agar membayar fasilitas repo aset sebesar rp1 triliun.
century tidak memenuhi syarat mencari fpjp sebab kesulitan likuiditas century sudah mendasar akibat penarikan dana nasabah pada persentasi sulit terus-menerus.
rasio kecukupan modal (car) century dan tak mencukupi, cuma 2,02 persen, padahal, syarat mendapat bantuan merupakan car mesti 8 persen.
audit badan pemeriksa keuangan menyimpulkan bank indonesia tak tegas terhadap bank milik robert tantular ini sebab diduga mengotak-atik peraturan dan dibuat sendiri agar century mampu memperoleh fpjp melalui mengubah peraturan bank indonesia no 10/26/pbi/2008 mengenai persyaratan pemberian fpjp dari semula car 8 persen menjadi car positif.
bpk menduga berubahnya ini cuma rekayasa agar century memperoleh fasilitas pinjaman sebab menurut data bi, posisi car bank umum per 30 september 2008 ada di atas 8 persen --10,39 - 476,34 persen--, melalui satu-satunya bank dan car-nya di bawah 8 persen, yaitu century.
bi akhirnya menyetujui pemberian fpjp pada century sebesar rp502,07 miliar sebab car century sudah mengikuti syarat pbi; belakangan bi bahkan memberi sampingan fpjp rp187,32 miliar oleh karenanya total fpjp yang diberikan bi terhadap century rp689 miliar.
posisi car century akan tetapi telah negatif 3,53 bahkan dari sebelum persetujuan fpjp. artinya bpk menilai bi melanggar pbi no 10/30/pbi/2008 dan menungkapkan bank yang mampu mengajukan fpjp adalah bank melalui car positif.
selain itu garansi fpjp century cuma rp467,99 miliar atau hanya 83 persen serta ini melanggar pbi no 10/30/pbi/2008 tentang jaminan kredit.